12 Cara Mendukung Anak Agar Tidak Takut di Depan Umum

 

Pernah melihat anak Anda merasa malu ketika disuruh berkenalan dengan teman barunya? Atau tidak anak Anda tidak berani maju di depan kelas untuk bernyanyi ketika pertama kali masuk sekolah? Memang, banyak anak yang takut dengan lingkungan sosial di sekitarnya, sehingga sebagai orangtua, Anda terkadang bingung dengan sikap anak Anda yang seperti itu.

Nah, sebagai orangtua Anda tidak perlu merasa bingung, yang perlu Anda lakukan agar sikap anak Anda tidak seperti itu adalah memberikan dukungan kepada anak Anda. Seperti apa dukungan yang bisa Anda berikan? Simak tips berikut ini:

 

1. Empati dan Hindari Mempermalukannya

Selain rasa simpati, sebagai orangtua Anda juga wajib memiliki rasa empati terhadap anak Anda. Akui apa yang dirasakan anak Anda tanpa menghakiminya. Bantu anak Anda untuk merasa lebih baik mengenai apa yang sedang terjadi padanya. Berikan kesan kepadanya bahwa suatu kesalahan yang ia lakukan tidak semuanya membuat ia terlihat buruk. Motivasi ia untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari.

2. Ajarkan “Dasar interaksi sosial” kepada Anak Anda
Interaksi sosial dasar yang bisa Anda ajarkan kepada anak Anda yaitu bagaimana merespon teman sebayanya, seperti kontak mata, berjabat tangan, tersenyum dan basa-basi yang sopan. Bila perlu, buatlah permainan tentang meningkatkan kemampuan sosial dan praktikkan di rumah.

3. Bantu anak Anda untuk belajar bagaimana caranya menjalin persahabatan

Ketika sedang bermain di taman atau ketika ada pesta ulangtahun temannya, ajarkan anak Anda untuk berkenalan dengan anak-anak lain yang hadir di sana, seperti memperkenalkan diri. Selain itu juga, cara seperti ini akan meningkatkan rasa percaya dirinya dan keberaniannya.

4. Latih anak Anda untuk Mengekspresikan keinginannya

Semua anak membutuhkan kepercayaan/percaya diri bahwa ia bisa menghandle sesuatu yang terjadi ketika orangtuanya tidak ada di sekitarnya, termasuk ketika ia digoda oleh teman-teman sebayanya. Oleh karena itu, latih anak Anda supaya ia memiliki rasa percaya tinggi yang tinggi dengan mengekspresikan apa yang menjadi keinginannya. Caranya, Anda bisa mengajarinya dengan membaca buku dan mengajaknya berdiskusi.

5. Jangan melabeli Anak Anda “Pemalu”
Banyak orangtua yang mengatakan bahwa, “anak saya pemalu.” Nah, mulai sekarang jangan lagi beranggapan dan melabeli bahwa anak Anda pemalu. Contohnya, ketika teman anak Anda berulang tahun, katakan pada anak Anda untuk memberikan ucapan selamat ulangtahun kepada temannya dan bermainlah hal-hal yang menyenangkan dengan teman-teman lainnya.

6. Jangan paksa anak Anda untuk melakukan sesuatu yang tidak disukainya
Beberapa orangtua mengingikan anaknya harus menjadi seperti yang diinginkan oleh orangtuanya, namun tahukah Anda bahwa cara tersebut dapat membuat anak tertekan? Oleh karena itu, jagan pernah memaksa anak Anda untuk melakukan sesuatu yang tidak disukainya, biarkan anak Anda melakukan dengan caranya sendiri dan keunikannya.

Leave a Reply